Minggu, 25 November 2018

Bipolar


BIPOLAR
Bipolar berasal dari dua kata, yaitu bi dan polar, bi berarti dua dan polar berarti kutub, maka bipolar adalah gangguan perasaan dengan dua kutub yang bertolak belakang (Panggabean&Rona, 2015). Dua kutub yang dimaksud adalah depresi dan manik. Depresi didefinisikan sebagai kedaan emosional yang ditandai dengan kesedihan yang amat sangat, perasaan tidak berarti dan rasa bersalah, menarik diri dari orang lain, dan kehilangan minat dalam aktivitas yang biasanya dilakukan (Davison, Neal, & King, 2010). Manik didefinisikan sebagai keadaan emosional dengan kegemberiaan yang berlebihan, mudah tersinggung, disertai hiperaktivitas, berbicara lebih banyak dari biasanya, serta pikiran dan perhatian yang mudah teralih (Davison dkk, 2010). Orang dengan gangguan bipolar akan mengalami dua fase perasaan tersebut dalamhidupnya.
Perbedaan yang mendasar antara orang dengan gangguan bipolar dan yang tidak menderita bipolar adalah terkadang orang dengan bipolar akan merasa sedih atau gembira tanpa perlu suatu alasan yang jelas, pemicu kesedihan yang terlihat sederhana bagi orang lain bisa menimbulkan depresi yang berkepanjangan di mana penderita bipolar merasa sulit keluar dari perasaan tersebut (Panggabean &Rona, 2015).

A.    Cara mencegah bipolar
Tidak ada cara untuk mencegah penyakit ini. Jika Anda menemukan diri Anda atau anggota keluarga Anda memiliki perubahan mood yang mempengaruhi kehidupan normal, atau diragukan ini adalah gejala penyakitnya, Anda harus mencari saran medis, dan perawatan segera membantu mencegah penyakit memburuk.
Secara umum, ketika dihadapkan pada stres kerja atau hidup, orang harus mencari cara dan saluran untuk memudahkannya; jaga gaya hidup yang benar, dan lakukan lebih banyak latihan, yang bisa menurunkan kemungkinan terkena penyakit ini.
B.     Pengobatan Bipolar
Perawatan bagi penderita bipolar disorder tidak dapat menyembuhkan penderita namun dapat menstabilkan perubahan mood Anda. Perawatan yang cocok bagi Anda akan ditentukan oleh psikiater (seorang dokter yang khusus menangani gangguan kondisi mental). Tergantung kondisi Anda, beberapa perawatan yang akan diberikan untuk gangguan bipolar adalah:
1.      Terapi Obat
Dokter Anda dapat menganjurkan resep untuk menstabilkan mood anda. Obat tersebut dapat membantu mengurangi gejala yang Anda alami. Anda mungkin diharuskan untuk mengonsumsi obat yang diresepkan dalam jangka waktu yang lama untuk mencegah suatu episode depresi yang dapat menyebabkan bunuh diri. Obat-obatan yang ada biasanya tediri dari antidepresan, penstabil mood, antipsikotik, dan obat anti stress.
2.      Konseling
Anda mungkin akan perlu melakukan konseling untuk membicarakan kondisi Anda dan bagaimana cara melewati episode emosi yang Anda alami. Carilah suatu komunitas yang dapat membantu Anda dengan gangguan ini.
3.      Perawatan penyalahgunaan zat tertentu
Apabila Anda menderita suatu ketergantungan pada zat tertentu, sangat penting untuk menanggulangi ketergantungan tersebut, karena kondisi tersebut akan menyulitkan Anda dalam meringankan kondisi yang Anda alami.
4.      Perawatan rumah sakit
Dalam kasus yang lebih parah, Anda akan diharuskan untuk dirawat di rumah sakit untuk pengawasan berkala. Perawatan tersebut khususnya terjadi apabila Anda mengalami tanda-tandan ingin melakukan bunuh diri. Pada level ini, Anda bisa saja melukai diri Anda sendiri dan orang lain. Tidak semua situasi sama, jadi lebih baik selalu diskusikan setiap keluhan yang Anda miliki kepada psikiater.

C.     Penyebab terjadinya Bipolar
-          Keturunan
Kembar identik pasien dan kerabat langsung memiliki kesempatan lebih tinggi terkena penyakit ini.
-          Struktur Otak
Studi menemukan bahwa pasien gangguan afektif bipolar memiliki struktur otak yang berbeda dengan orang biasa, jadi ini mungkin penyebab gangguan afektif bipolar.
-          Malajustment neurotransmitter otak
Sekresi neurotransmiter otak seperti dopamin, serotonin atau noradrenalin menjadi tidak normal.
-          Perubahan hormone
Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan gangguan afektif bipolar.
-          Faktor lainya
Stres, penyalahgunaan obat-obatan atau mengalami perubahan berat dapat menyebabkan gangguan afektif bipolar.

D.    Tanda-tanda dan gejala bipolar
Saat seseorang terkena kondisi gangguan bipolar, ia akan mengalami perasaan emosional yang hebat dan terjadi pada suatu periode tertentu atau dikenal dengan “episode mood”. Setiap episode mood menunjukkan perubahan drastis dari mood dan perilaku normal orang tersebut. Suatu episode di mana ia terlihat terlalu bahagia dan bersemangat disebut episode manic sedangkan episode depresif menunjukkan suatu bentuk kesedihan yang ekstrem dan kehilangan kemauan. Kadang, sebuah episode mood juga menunjukkan kedua gejala mania dan depresi.
Episode tersebut dinamakan kondisi campuran. Penderita juga akan menjadi sangat mudah tersinggung dan marah-marah dalam sebuah episode mood. Perubahan mood ini juga biasanya disertai perubahan ekstrem yang menyangkut energi, aktivitas, pola tidur, dan perilaku sehari-hari.

Selama episode manic, beberapa ciri dan gejala yang dapat muncul dari gangguan bipolar:
-          Merasa terlalu bahagian dan bersemangat
-          Sangat sensitive dan mudah tersinggung
-          Banyak makan
-          Kurang tidur
-          Bersikap gegabah dan melakukan kegiatan-kegiatan beresiko
-          Berbicara dengan sangat cepat dan mengubah topic pembicaraan dari satu topic ke topic yang lainnya
-          Mengalami penurunan kemampuan untuk melakukan penilaian atau pembuatan keputusan sendiri

DAFTAR PUSTAKA
Puba,R.A & Kahija,Y.F.L.(2017). Pengalaman terdiagnosis bipolar: sebuah interpretative Phenomenological analysis.Jurnal Empati. 7(3). 323-329.


1 komentar:

  1. Theresa May: Casino workers strike in record high as - JTA
    Gambling operator 경산 출장마사지 Caesars 강원도 출장샵 Entertainment Group is taking legal action against 충청북도 출장안마 the 사천 출장샵 casino after it refused to pay out 천안 출장안마 $3 million in

    BalasHapus